HIKMAH DIBALIK PENCIPTAAN WAKTU

Posted on

Allahlah yang menciptakan makhluk dengan hak.Artinya segala ciptakaan Allah mengandung hikmah,maksud, dan tujuan.Jadi,tidak ada satupun makhluk yang tercipta secara kebetulan dan hidup dengan sia-sia atau tanpa tujuan dari Allah,melainkan sesuai dengan manajemen Allah.Begitupun halnya penciptaan waktu melalui perputaran matahari dan bulan.
Melalui Al Quran,penulis merangkum beberapa hal yang berhubungan dengan waktu/masa,antara lain:
1. Waktu adalah salah satu bukti kekuasaan Allah dalam mengatur kehidupan makhluk-Nya.Allah dalam melaksanakan kekuasaan-Nya menggunakan waktu/masa (tetapi tidak dibatasi oleh waktu),misalnya menciptakan langit dan bumi beserta isinya dalam enam masa (QS. ),Allah mengatur kehidupan manusia dalam beberapa masa,yaitu masa penciptaan dalam Rahim ibu (QS. ),masa hidup dunia (QS. ),masa istrahat di alam kubur (QS. ),masa terjadinya kiamat (QS. )masa peradilan di padam mahsyar (QS. )masa melewati shirat yang terbentang di atas jahannam (QS. ) dan masa hidup di surga atau di neraka (QS. ).Dan perhatikanlah bagaimana kita hidup di muka bumi ini semua berlangsung dalam masa yang telah ditentukan Allah,bukan yang ditentukan oleh diri kita sendiri.
2. Waktu adalah masa hidup manusia di muka bumi ini dan berlakunya ketetapan Allah
“Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu, maka apabila telah datang batas waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak (pula) dapat memajukannya” (Q.S. Al A’raaf : 34).
“Jika Allah menghukum manusia karena kezalimannya, niscaya tidak akan ditinggalkan-Nya di muka bumi sesuatu pun dari makhluk yang melata, tetapi Allah menangguhkan sampai kepada waktu yang ditentukan.Maka apabila telah tiba waktu (yang telah ditentukan) bagi mereka, tidak mereka dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukannya”.(Q.S. An Nahl : 61).
Waktu-waktu tersebut di atas, baik di dunia maupun di akhirat (kiamat), siang maupun malam akan membawa keberuntungan bagi yang memanfaatkannya untuk kepentingan hidupnya di dunia dan di akhirat, misalnya :
a. Waktu siang dipakai untuk bekerja dan menjalankan ibadah, yang diantaranya ada waktu khusus yang dimuliakan Allah untuk melaksanakan suatu ibadah seperti waktu Dhuha (Q.S. Ad Dhuha : 1)
b. Waktu malam yang dipakai untuk istirahat dan menjalankan ibadah, yang diantaranya ada waktu yang dimuliakan Allah seperti malam yang sepuluh (di bulan ramadhan) malam bila berlalu (sepetiga malam terakhir), fajar?subuh dan sebelum terbit matahari. (Q.S. Al Fajr 1-4 dan Ad Dhuha : 2).
Bagi Allah, semua waktu adalah baik, yaitu memberi keberuntungan bagi orang yang memanfaatkannya dan sebaliknya semuanya akan memberi kerugian bagi orang-orang yang melalaikannya, seperti tidak bekerja diwaktu siang akan berakibat tidak akna memperoleh karunia Allah, melalaikan waktu shalat akan berakibat kecelakaan dalam kehidupan akhirat (Q.S. Al Maa’un : 4-5). Bagi Allah, tidak ada waktu yang sial, tetapi yang sial adalah manusia yang menyia-nyiakan waktu, sebagaimana yang dikatakan Allah : “Demi waktu, sesungguhnya manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, dan nasehatmenasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menepati kesabara” (Q.S. Al Asr : 1-3).
Tidak ada satu pun ayat dalam Al Qur’an ataupun hadist yang menyatakan bahwa kesialan atau keburukan yang menimpa suatu negeri atau kaum disebabkan karena melakukan suatu perbuatan pada waktu tertentu.
3. Waktu adalah kesempatan bagi manusia untuk mengusahakan penghidupannya di dunia ini. “Diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu diwaktu malam dan siang hari usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya” (Q.S. Ar Ruum : 23).
“Dan karena Rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebagian dai karunia-Nya” (Q.S. Al Qashash : 73).
4. Waktu adalah kesempatan bagi manusia untuk melaksanakan ibadah sebagai bekal kehidupan akhirat.
“Maka bertasbihlah kepada Allah diwaktu kamu berada di petang hari dan waktu kamu berada diwaktu subuh (Q.S. Ar Ruum : 17. Dan diwaktu kamu berada diwaktu Dzuhur : 18).
Bertasbihlah kamu sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbihlah kamu kepada-Nya di malam hari dan setiap selesai sembahyang”.(Q.S. Qaaf : 39-40).

Waktu amat penting bagi Allah, makanya dalam Al Qur’an Allah beberapa kali bersumpah dengan waktu. Dan apa saja yang dijadikan Allah sebagai sumpah maka terkandung di dalamnya keberkahan kemuliaan atau keberuntungan bagi orang yang memperhatikannya. Ada beberapa sumpah Allah yang menggunakan waktu, antara lain:
a. Aku bersumpah dengan hari kiamat (Q.S. Al Qiyamah : 1).
b. Demi fajar dan malam yang sepuluh dan yang genap dan yang ganjil dan malam bila berlalu (Q.S. Al Fajr : 1-4).
c. Demi matahri dan cahayanya di pagi hari, dan bulan apabila mengiringinya dan siang apabila menampakkannya dan malam apabila menutupinya (Q.S. Asy Syams : 1-4).
d. Demi malam apabila menutupi (cahaya siang) dan siang apabila terang benderang (Q.S. Al lail : 1-2).
e. Demi waktu matahari sepenggalan naik dan demi malam apabila telah sunyi (Q.S. Ad duha :1-2).
Yang ada adalah kesialan atau keburukan yang menimpa suatu negeri atau kaum disebabkan bahwa berlakunya ketetapan Allah yang telah tertulis dalam Kitab Lauh Mahfudz (Q.S. Al Hadid : 22), atau “Apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri” (Q.S. An Nisaa : 79), atau “Sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kapada mereka disebabkan sebagian dosa-dosa mereka” (Q.S. Al Maaidah : 49), atau “Sesungguhnya kami akan menurunkan adzab dari langit atas penduduk kota ini karena mereka berbuat fasik” (Q.S. Al Ankabut : 34), atau “Telah Nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia” (Q.S. Ar Ruum : 41).
Jadi Allah menciptakan waktu untuk untuk manusia untuk dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan waktu kita di muka bumi ini. Sesungguhnya akan dipertanggung jawabkan pada hari kiamat , manfaatkanlah waktu untuk meraih keberkahan dan jangan menyia-nyiakan agar tidak merugi hidupmu.
(selanjutnya baca:Hai orang-orang beriman pakalah akalmu dalam mempergunakan waktu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s