KUBURAN KERAMAT:ADAKAH DALAM ISLAM ?

Posted on

Sebagian besar umat Islam percaya dan selalu mendatangi kuburan orang-orang yang dianggap saleh untuk berdo’a meminta berkah atau keselamatan. Mereka percaya bahwa bila berdoa dikuburan keramat maka segala keinginan cepat terkabul. Mereka percaya bahwa penghuni kuburan keramat itu adalah orang-orang yang dekat kepada Allah melalui mereka maka Allah akan mengabulkanya.
Para pemuja kuburan keramat sangat percaya dan menghormati kuburan keramat itu,dengan membangun kuburan,melakukan ibadah ditempat itu,bernazar dan mempersembahkan sesajian ,berupa penyembelihan hewan dan berbagai macam makanan penghormatan kepada kuburan keramat akan mendatangkan keberuntungan,sebaliknya penghinaan atau melupakan kuburan keramat akan mendatangkan keburukan atau kesialan. Sudah begitu banyak orang yang sukses memperoleh pangkat/jabatan yang tinggi atau kekayaan yang melimpah karena selalu mendatangi kuburan kermat.
Secara historis,pemujaan terhadap kuburan orang-orang saleh telah ada jauh belum lahirnya Nabi Muhammad SAW ,yaitu dimulai oleh generasi kelima Nabi Adam AS atau pada zaman Nabi Nuh as. Mereka membangun kuburan dan membuatkan patung di atasnya dengan maksud mengenang jasa-jasa orang-orang saleh itu dalam mengajarkan agama. Sepeninggal Rasulullah SAW,pemujaan terhadap kuburan Cucu Raulullah SAW ,Hasan dan Huzain yang terbunuh pada peristiwa Karbala. Namun,ketika berdiri dinasti sa’ud di Mekah(gerakan wanabi),pemujaan seperti itu dilarang.
Di Indonesia,pemujaan terhadap kuburan orang-orang saleh dilakukan pada kuburan para wali penyebar agama Islam. Pemujaan ini masih berlangsung sampai sekarang,pada hal kongres Islam I di Mekah pada tahun 1926 telah menolak amalan tersebut(yang diusulkan oleh ulama tradisional ) karena dianggap mengandung kesesatan dan kesyirikan. Benarkah keberadaan kuburan keramat itu,tentunya jawabannya ada pada AL Quran dan sunnah Rasul-Nya
Dalam Al Quran ,Allah menyatakan bahwa wali-wali Allah adalah orang-orang yang beriman dan bertakwa,tidak ada kekhawatiran bagi mereka dan tidak pula bersedih hati terhadap kehidupan akhirat (Q.S Yunus:62-63). Orang salehpun kalau telah mati tidak bisa lagi menolong atau membantu urusan orang yang masih hidup,baik dalam urusan reski,jabatan atau kesembuhan. Justru orang yang masih hiduplah yang disyariatkan untuk memohonkan ampunan bagi saudara kita (seagama) yang telah mati (H.R Abu Daud). Bertolong menolong dalam kebajikan dan ketakwaan itu hanya disyariatkan bagi manusiayang masih hidup,bukan bagi manusia yang telah mati (Q.S Al Maidah:2)
Berbagai kemungkaran yang terjadi dalam penghormatan terhadap kuburan orang-orang saleh (keramat),diantaranya:
a. Membangun dan memperindah kuburan yang mirip dengan sebuah rumah,adalah perbuatan yang dilarang Rasulullah SAW
“Rasulullah SAW melarang mengkapuri (mewarnai) kubur dan mendudukinya dan membina atasnya “(H.R Muslim)
“Rasulullah SAW melarang didirikan sesuatu di atas kuburan atau menambah di atasnya(H.R Nasai)
b. Meyalakan obor atau lilin dan sejenisnya di atas kuburan adalah perbuatan yang dilaknat oleh Allah (H.R Abu Daud dan Nasai)
c. Berzikir dan berdoa memohon berkah atau keselamatan di kuburan adalah perbuatan bid’ah yang sesat. Tempat berdoa adalah di mesjid atau di rumah setelah shalat (H.R Bukhari dan Muslim)
d. Mempersembahkan sesajian kepada oarang yang telah mati adalah yang termasuk perbuatan sesat,karena makanan itu hanya diperuntukkan bagi orang yang masih hidup. Jadi termasuk perbuatan boros,sebagai perbuatan setan(Q.S Al Israa:27)
e. Menyembeli hewan dikuburan atau atas nama penghuni kuburan adalah termasuk perbuatan syirik,sehingga daging sembelihan seperti itu haram dimakan.(Q.S Al Maidah :3)
Berdasrkan ayat-ayat di atas maka jelaslah bahwa sengaja mendatangi suatu kuburan untuk berdoa yang berhubungan dengan kepentingan dunia kita,adalah perbuatan sesat,yang disyariatkan adalah mendatangi kuburan keluarga atau kerabat untuk mendoakan keselamatannya dan untuk mengingatkan kita kepada kematian(H.R Tirmidzi)dan untuknmengurangi kecintaan kepada dunia(H.R Ibnuh Majah).Jadi Islam tidak mengajarkan adanya kuburan keramat,itu hanya diada-adakan oleh orang-orang yang tidak memahami syariat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s