BENARKAH ORANG MATI KARENA KECELAKAAN AKAN CELAKA JUGA DI AKHIRAT ?

Posted on

Sebagian umat Islam beranggapan bahwa orang mati kecelakan akan celaka juga di negeri akhirat dan orang yang mati di malam hari akan mendapati kegelapan dalam hidupnya di dalam kubur.Mati kecelakaan yang dimaksud antara lain di bunuh oleh manusia atau binatang ,kecelakaan lalu lintas dan lain-lain.
Sebagian di antara kita ada yang menuntut dan mengamalkan ilmu-ilmu yang dapat melindungi dirinya di berbagai bentuk kecelakaan,ada yang berupa mantra,jimak-jimak ataupun benda-benda yang dipercaya sakti.Benarkah bahwa orang mati kecelakaan akan celaka di akhirat dan orang mati di malam hari akan menemui kegelapan di alam kubur.Kebenarannya tentu dilihat dari Al-Qur’an dan Sunnah Rasul-Nya.
Nasib seorang setelah matinya adalah masalah gaib yang hanya Allah yang lebih tahu.Walaupun ada yang diberitahukan kepada manusia itu hanyalah sedikit dan pengetahuan yang sedikit itu telah ada di dalam Al-Qur’an dan Sunnah Rasul-Nya.
Dalam Al-Qur’an di terangkan bahwa Allah telah menetapkan kadar (ketentuan) bagi tiap-tiap sesuatu (Q.S.Ath Thalag:3) Dan segala peristiwa yang terjadi di muka bumi dan juga pada diri seseorang telah ditetapkan oleh Allah dan tertulis dalam kitab lauh mahfuzh sebelum menciptakan langit dan bumi (Q.S.Al Hadid:22) Dan adalah ketetapan Allah itu pasti berlaku/terjadi (Q.S.Al Ahzab:37 dan 38).
Mengenai nasib seseorang di alam akhirat ,celaka atau bahagia itu tergantung pada bekal yang dibawanya,bukan dinilai dari cara kematiannya.Orang yang mati dalam keadaan beriman dan beramal saleh akan bernasib baik (Q.S.Al bagarah:82) sedangkan orang yang tidak beriman akan bernasib buruk (QS.Al Maidah:10).Orang yang mati dalam keadaan berdosa maka tempatnya adalah neraka (Q.S.Thaahaa:74) sedangkan orang yang mati dengan membawa amal saleh tempatnya adalah surga (Q.S.Thaahaa:112).Orang mati dengan membawa kebaikan maka akan memperoleh balasan kebaikan (Q.S.An Naml:89).Dan orang yang mati membawa kejahatan,maka memperoleh balasan keburukan (Q.S.An Naml:90).Orang yang mati dalam keadaan berbakti kepada Allah akan di tempatkan di dalam surga sedangkan orang yang mati dalam keadaan durhaka akan di tempatkan di dalam neraka (Q.S.al Infithaar:13-14) dan masih banyak ayat lainnya yang menerangkan bahwa celaka tidaknya manusia di negeri akhirat tengantung pada awal yang di bawanya.
Rasulullah SAW dalam sebuah hadis menjelaskan bahwa setelah manusia berumur 120 hari dalam rahim ibu, Allah lalu mengutus seorang malaikat untuk meniupkan roh ke dalam tubuhnya.malaikat itupun diperintahkan mencatat empat kalimat, yaitu rezekinya, ajalnya, amal perbuatannya, celaka atau bahagianya (menjadi penghuni neraka atau penghuni surga” ( HR Muslim ). Hadis ini sesuai dengan firman Allah , “ Dan kami tetepkan dalam rahim apa yang kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan ( QS. Al Hajj : 5 ).
Kita tidak boleh beranggapan bahwa mati karena kecelakaan akan membuat kita celaka, kecuali orang yang mati karena kecelakaan itu membawa dosa-dosa dan mati sebelum bertaubat. Di antara orang yang mati kecelakaan itu ada yang tergolong sebagai mati sahid atau mati di jalan Allah. Orang yang mati di jalan Allah akan di ampuni dosa-dosanya ( HR. Muslim ). Yang termasuk mati di jalan Allah , antara lain :
 Orang yang mati terbunuh karena bertempur di jalan Allah.
 Orang yang mati karena tenggelam
 Orang yang mati karena penyakit keras
 Orang yang mati karena banyak mengeluarkan darah
 Orang yang mati karena sakit perut ( HR. Bukhari dan Muslim ). Termasuk pula orang tang terbunuh karena mempertahankan hartanya. ( HR. Muslim )
Kepercayaan bahwa orang yang mati kecelakaan akan celaka adalah celaka di akhirat adalah kepercayaan yang dihembuskan oleh setan dalam rangka menyesatkan manusia, agar manusia menuntut ilmu-ilmu sesat. Memakai jimak-jimak atau benda-benda lain yang di anggap sakti yang semuanya itu adalah perbuatan syirik, karena mengambil pelindung selain Allah.meminta perlindungan kepada setan / jin hanya akan menambah dosa dan kesalahan. ( QS. Al Jin : 6 ). Menuntut dan mengamalkan ilmu yang bertentangan dengan Al Quran maka ilmu itu adalah ilmu sesat yang di ajarkan oleh setan. Setan akan mendampingi orang-orang yang mengamalkan ajarannya “dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk” Q.S Az Zukhruf : 36 ).
Orang mati kecelakaan yang bisa kita katakan celaka bilamana pada tubuh orang itu tergantung sebuah jimak, berarti dia mati dalam kesyirikan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW “jampi-jampi, jimak-jimak dan tilawah adalah syirik” (HR. Ahmad dan Abu Daud)
“ Barang siapa yang menggantungkan jimak penangkal pada tubuhnya, maka Allah tidak akan menyempurnakan kehendaknya” ( HR. Abu Daud ). Syirik adalah perbuatan dosa besar, yang Allah tidak akan mengampuninya (QS. An Nisa : 48 ).
Perlindungan yang sejenis dengan jimak-jimak adalah jampi-jampi dan tilawah. Jampi-jampi berupa minyak atau suatu makanan yang telah di mantrai oleh seseorang ( dukun ) lalu dipakai sebagai pelindung. Sedangkan mantra adallah sejenis bacaan atau doa dalam bahasa daerah. Mantra sebenarnya boleh dipakai asalkan tidak mengandung syirik, (HR. Muslim). Tetapi mantra yang diamalkan oleh kebanyakan manusia, umumnya mengandung syirik karena meminta perlindungan kepada selain Allah. Ada yang meminta kepada jibril, ada pula yang meminta perlindungan kepada bayangannya yang diberinya nama “Labolong” atau “malekleng”. Manakala kita memakai jampi-jampi, jimak-jimak, dan mantra-mantra maka setan dari bangsa jin akan menyertai kita memberi perlindungan, melindungi kita dari malapetaka atau orang-orang yang ingin mencelakai kita. Dan kita menyangka bahwa orang yang memakai jampi jimak dan mantra adalah orang yang di sayangi Allah, yang selalu di jaga dan di lindunginya, padahal mereka tidak menyadari bahwa sesungguhnya dosa-dosa mereka semakin bertambah ( QS. Al Jin : 6 ), mereka semakin dekat dengan setan yang akan selalu menyesatkan dan menghalanginya dari jalan Allah, ( Qs. Az Zukhruf : 36 )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s